Saya, FOJB, dan Jawa Barat

Satu hal yang paling saya ingat, ketika salah satu pembicara berkata pada kami “Bergeraklah, karena Diam itu, Mati.”

Karena diam itu mati, bukan mati kehilangan nyawa, tapi mati kehilangan kesempatan. Sejak saat itu -1 tahun 3 bulan yang lalu- saya selalu berusaha untuk mengambil peran disetiap event di kehidupan saya. Tanpa sedikitpun ingin saya lewati begitu saja.

Termasuk, hari itu.

IMG_7256

Well, saya sudah mendengar rencana ini sekitar 1 tahun yang lalu. Rencana Haniev, teman saya, teman seperjuangan saya, teman baru tapi kita banyak persamaan, teman yang hanya bertemu 1 minggu dan terpisah lebih dari satu tahun. Haniev, dia punya rencana besar, rencana untuk mempersatukan Jawa Barat. Bukan wilayahnya, tapi pemimpin mudanya. Sebulan yang lalu, saya mendengar kabar bahwa WJSLC (West Java Students Leadership Camp) gagal dilaksanakan. Sorry, maksud saya bukan gagal, lebih tepatnya ditunda. Saya berusaha untuk terus menghubungi Haniev, sekadar bertanya: “Gimana?”, tidak lewat nomor handphone-nya, melainkan melalui akun facebooknya. Sejak saat itu, Haniev mengajak saya untuk ikut membantu menjalankan misi ini. Saya setuju dan kita memutuskan untuk bertemu.

Desember, tanggal 21 tahun lalu, saya diundang Haniev untuk bertemu di KNPI, bersama rekan saya, Adit, yang juga teman seperjuangan kami. Kami bertemu, dan kami membahas tentang semua rencana besar ini, dari A-Z. Saat itu, banyak teman lain yang juga hadir. Kami bertemu ketua KNPI, berdiskusi dengan penasihat kami, dan pada akhirnya banyak sekali yang harus diubah dari setiap perencanaan kami. Padahal, event besar ini hanya tinggal 2 minggu lagi.

Satu minggu kemudian, saya berangkat ke Sumedang. Saya bertemu dengan teman-teman POST (Persatuan Osis Sumedang Tandang), berdiskusi tentang perkembangan rencana kami, Haniev bilang ia masih harus memfollow up kepada ajudan Gubernur. Haniev punya rencana besar, dan rencanya tidak main-main. Mengundang Gubernur. Saya kaget, dan dalam hati, saya masih sering berbicara: “Gila! Gubernur! Persiapaannya? Gila emang Gila!”. Dan event besar ini hanya tinggal 1 minggu lagi.

Saya masih disibukkan dengan urusan saya di kampus, UAS, BPM, tugas, dan yang lainnya. Saya masih sering mengkontak Haniev, walau terkadang Haniev tidak pernah merespon pesan saya. Dua hari sebelum acara, tepatnya hari Kamis, saya mendengar kabar yang sangat mengejutkan sekaligus membuat saya senang. Well teman-teman, Haniev berhasil me-lobby pihak gubernur, dan hasilnya pak Ahmad Heriawan bersedia hadir dan meng-handle semua keperluan acara kami. Gedung, konsumsi, kursi, meja, dokumentasi. Haniev berhasil teman-teman. Dia berhasil membuat kami tidak perlu pusing memikirkan seberapa besar dana yang harus kami keluarkan untuk menyambut teman-teman semua, 800 peserta yang hadir, karena itu sudah dihandle pihak gubernur dan juga KNPI. Kemenangan besar untuk hal ini.

Satu hari sebelum acara, hari Jumat saya, Haniev dan panitia dari POST sepakat untuk bertemu dan mempersiapkan acara besar ini. Kami bertemu di KNPI. Pada akhirnya saya tahu, kenapa Haniev sering tidak merespon setiap pesan pertanyaan saya tentang bagaimana acara ini. Teman-teman, bayangkan saja, setiap detiknya, Haniev harus mengangkat telepon dari setiap penelepon yang menanyakan hal yang sama. Kurang lebih berbunyi seperti ini: Masih bisa daftar buat besok? Kak saya belum terdaftar, bisa nyusul? Kak besok saya tidak bisa hadir, gimana? Atau yang lebih konyol seperti ini: Hallo kak, saya mau tanya gimana cara daftar? -,-* Saya tertawa, walau dalam hati agak sedikit dongkol. Besok acaranya, dan satu hari sebelumnya baru bertanya gimana cara daftar. Mungkin ini juga kesalahan panitia, kurang sosialisasi atau apa itu, entahlah.

IMG_6954

Hari itu, saya menyusun rundown, teman-teman yang lain membagi job masing-masing. Kami pindah tempat, ke gedung yang telah disediakan gubernur. Sekitar setengah 5 sore, kami tiba di gedung. Saya masih sibuk dengan rundown acara saya, akhirnya selesai sekitar pukul setengah 7 malam. Saya ajak Vani dan Ilham, yang akan menjadi MC untuk briefing. Sekitar setengah jam, saya membriefing mereka.

IMG_6929

Setelah selesai dengan semua urusan saya menyangkut rangkaian acara dan sejenisnya, saya pamit pulang ke kostan saya, Bandung ke Jatinangor lumayan mengerikan teman-teman, perjalanan malam. Tapi ya, saya bersyukur Allah masih memberi keselamatan bagi saya.

Saya tidur sekitar pukul 2 malam, dan berencana bangun jam 4 pagi. Rencananyaaa, pukul 5 pagi saya berangkat ke Bandung, perjalanan yang cukup menelan waktu banyak. Tapi apa yang terjadi teman-teman? Saya baru bangun pukul 5 pagi, gagal total semua rencana saya! Saya kesiangan haha dan baru berangkat sekitar pukul 6 pagi, sampai di tempat acara sekitar setengah 7, dan satu-satunya yang saya lakukan adalah mencari Haniev, dan Haniev tidak ada. Oke fine, saya langsung meminta MC dan time keeper untuk briefing ke dua kalinya. Kami briefing di depan masjid, lengkap dengan rundown yang telah dipersiapkan.

IMG_6970

Setelah itu, Haniev datang, peserta sudah hampir membludak. Kami memutuskan untuk membuka registrasi sekitar pukul setengah 9, tapi pukul 8 pun registrasi sudah dibuka. Peserta sudah mulai masuk ke dalam gedung. Ada kesalahan, kami tidak begitu baik dalam hal membagi lokasi tempat duduk, dan saya mohon maaf atas hal itu. Pada akhirnya semua berjalan lancar.

Sekitar pukul 9 lebih 5 menit, MC membuka acara. Satu persatu acara dilangsungkan. Saya kaget, ketika hampir satu gedung penuh diisi oleh peserta berseragam SMA, memakai jas dan jaket OSIS, memakai PDL dan sejenisnya, saya kaget dan senang, peserta yang hadir sangat banyak, satu-satunya yang saya rasakan saat itu, gugup dan takut. Takut rencana saya gagal, takut tidak berjalan lancar, tapi well ketika saya melihat Haniev, dia begitu tenang, dan saya pun mencoba untuk tenang.

IMG_7067

IMG_7146

Saatnya Haniev memberikan sambutan. Teman-teman, saat itu Haniev tidak tahu kalau dia harus memberikan sambutan, yang dia tahu, dia hanya akan memberi sambutan ketika gubernur datang. Kami pun tertawa, dan Haniev maju ke atas panggung dengan kebingungan, apa yang harus ia katakan?

IMG_7251

Saya sangat ingat, foto di atas, ketika Haniev berkata: “..akan lebih baik jika saya tidak berdiri di mimbar”. Semua peserta tertawa, termasuk saya. Haniev pintar melakukan ice breaking.

Setelah Haniev memberi sambutan, MC mempersilakan saya untuk masuk ke dalam acara. Saya gugup, namun saya tetap tersenyum. Satu hal yang saya ingat saat itu, adalah Ayah dan Ibu saya. Entahlah, tapi sosok itu yang ada di benak saya ketika berjalan memasuki panggung. Ada sekitar 700 orang yang hadir di gedung itu, saya memperhatikan satu persatu sebelum saya memulai berbicara, itu yang selalu saya lakukan ketika saya harus berbicara di depan banyak orang, memperhatikan siapa yang menjadi audience saya. Pada akhirnya saya berbicara panjang lebar.

IMG_7258

 collage

Berbicara panjang lebar, tertawa, tersenyum dan entahlah bagaimana ekspresi saya ketika itu, yang saya tahu saya sedikit bisa mengkondisikan diri saya untuk tidak terlihat gugup. Berhasil tidaknya, entahlah. Saya mengambil sekitar 58 peserta yang mencalonkan diri sebagai bakal calon ketua FOJB dan memberi mereka pengarahan di mesjid.

IMG_7318 IMG_7351 IMG_7366

Dengan berbagai rintangan, saya akhirnya mendapatkan 13 orang calon ketua FOJB. Inilah  (Cuma ada 1 cewek)

IMG_7712

Kita voting, dan penghitungan suara

dan yang terpilih adalah..

Tasripul Iman, lalala. Tasripul Iman jadi Ketua Forum Osis Jawa Barat yang pertama teman-teman

Setelah terpilih Tasripul Iman sebagai Ketua FOJB yang pertama, saya mulai disibukkan kembali dengan menyusun segala keperluan protokoler untuk MC penyambutan dan peresmian FOJB oleh pak Gubernur.

IMG_7997

Pak Gubernur didampingi Kang Husni dan Haniev

IMG_8201

Pak Gubernur sedang sambutan

IMG_7870

Lalu, saya dimana?

Here🙂 Nge-MC didampingi bapak pengatur protokoler

IMG_8232

Semangatnya peserta :) 

IMG_8313IMG_8326

IMG_8360

Foto Bersama

Akhirnya, Forum OSIS Jawa Barat telah dibentuk, telah diresmikan, telah memiliki seorang driver yang insyaallah tepat. Pada akhirnya acara telah selesai, dan saya senang🙂

IMG_8561

Foto Bersama

IMG_8499

Saya, Adit, dan teman-teman yang lain

IMG_8502

Saya dan teman-teman peserta

IMG_8509

🙂

IMG_8510

Haniev, saya dan Toto

IMG_8555

Saya, Bagas, dan teman-temannya di belakang

IMG_8571

IMG_8543

Saya dan teman-teman POSKAB

      Ucapan Terimakasih.

Terimakasih banyak saya ucapkan untuk Bapak Gubernur yang sudah member dukungan sebesar-besarnya pada kami, terimakasih atas kehadirannya, terimakasih telah membuat kami percaya bahwa Jawa Barat akan mampu bangkit.

Terimakasih banyak saya ucapkan untuk pihak DPD KNPI, kang Husni dan juga akang-akang yang lainnya yang lebih senang dipanggil Bung J terimakasih atas waktu, raga, dan bimbingannya kepada kami. Terimakasih yang sebanyak-banyaknya.

Terimakasih kepada seluruh peserta yang luar biasa sekali. Terimakasih atas pengorbanan dan semangat kalian. Kalian luar biasa. Kita pemimpin muda jawa barat.

Terimakasih kepada Haniev, Adit, Rizky, Dede Anggy (Acuy J), Toro, Wildan, Rahmat, Fadly, Vani, Ilham, Azis, Firman dan semua anak POST, terimakasih atas waktu kalian, terimakasih atas perjuangan kita.

Yang terakhir saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Satpam Gedung, yang telah berhasil membuat saya membuka mata, hati, telinga dan pikiran saya. Terimakasih telah memberikan saya ilmu yang luar biasa di perbincangan kita tengah malam itu, terimakasih banyak, banyak sekali terimakasih. Sejak saat itu, saya tidak akan pernah melupakan betapa luar biasanya Allah SWT.

Terimakasih Rabb, engkau mempertemukanku dengan orang-orang yang luar biasa pada hari itu.

Terimakasih.

9 thoughts on “Saya, FOJB, dan Jawa Barat

  1. Assalamualikum Mba Riyanti hehe maaf saya panggil mba . . .

    Boleh cerita sedikit yah
    Sebenarnya ini ide untuk FOJB namun saya pikir belum tepat saya bicarakan di forum untuk saat ini🙂

    Saya punya gagasan tentang ” HARI BHAKTI PELAJAR ”

    Di Tv saya masih banyak melihat infrastuktur sekolah di jawa barat yang masih belum memadai masih banyak gedung sekolah yang rusak dan usang . Saya ingin pelajar bersatu berpartisipasi menyelesaikan masalah ini . Melalui gerakan pelajar yang besar seperti kemarin tentu kita dapat memberikan perubahan yang berarti kepada dunia pendidkan utamanya di Jawa Barat

    Konsepnya, seluruh ketua OSIS yang sudah hadir kemarin di FOJB kita wajibkan untuk menggalang dana untuk membantu sekolah sekolah yang masih tertinggal di Jawa Barat . Kita anggap saja ada 30 sekolah yang akan menggalang dana , jika satu sekolah dapat mengumpulkan dana 500 ribu maka ada 15.000.000 dana terkumpul . Saya pikir 500 ribu satu sekolah tidaklah terlalu sulit , karena setiap jumat infaq disekolah saya yang hanya berjumlah 700 siswa bisa mengumpulkan 400 sampai 500 ribu , di sekolah lain masih banyak yang jumlah siswanya jauh lebih banyak . Jumlah uang yang terkumpul bisa saja jauh lebih besar dari perhitungan mengingat masih banyak sekolah yang kemarin belum hadir , dan semangat anak2 FOJB yang masih hangat rasanya . Kita harus manfaatkan momentum ini .

    Untuk sekolah yang berhak menerima bantuan , Ketua FOJB melalui Depatemen Sosial bisa perintahkan tiap2 Korwil untuk mencari dan mengajukan sekolah yang nantinya mendapat bantuan . Adapun sekolah mana yang berhak ada ditangan Ketua FOJB tentunya dengan pertimbangan dan kordinasi dg Dept Sosial .

    Kemudian untuk merrealisasikan dananya dalam bentuk perbaikan gedung atau yang lainnya kita bisa meminta bantuan pihak pihak yang kemarin terlibat seperti KNPI .

    Kalau ini bisa berjalan dengan baik,mungkin bisa dirutinkan setiap 3 atau 6 bulan sekali , agar sekolah sekolah di Jawa Barat memiliki kualitas ( utamanya dalam infrastuktur ) yang sama dan memadai ..

    Okeh mba sudah dulu . . . mungkin bisa dipertimbangkan🙂
    ASSLAMUALAIKUM🙂

  2. waalaikumsalam. Maaf sy br sempat bc komentarnya.
    Ide yg sangat bagus syahid. Terimakash bnyak. Saya perlu bicarakan ini dengan seluruh pengurus. Minta doanya sj ya, kita msh perlu waktu buat ngeresmiin FOJB di dinas pendidikan. Smga dilancarkan. Trmksh bnyk ide cemerlangnya🙂

  3. luar biasa teh! terimakasih banyak untuk semua pengorbanannya kepada fojb🙂 salam kenal, fauziyah dari smait assyifa, subang departement komunikasi dan informasi fojb. sekali lagi terimakasih teh🙂
    keep spirit young leaders!

  4. saya bangga telah menjadi keluarga FOJB !! pengorbanan nya sangat luar biasa, sungguh hati ini terasa berdetak sangat kencang saat membaca artikel ini. rasa gundah rasa gemetar dan rasa terharu bergejolak di hati ini. saya bangga menjadi keluarga FOJB !!! FIGHT FOJB, terbanglang seperti garuda yang mengibarkan kedua sayapnya dengan perkasa !

  5. Wow perjuangannya kerasa bgt. Anyway, itu foto pakai baju PDL biru sebelah kiri, itu kang Rizal Abdillah dari SMKN 1 Pelabuhanratu Sukabumi, kakak kelas saya di MTs :’) katanya sudah berlayar ke bali gak tau papua. Miss you om! :’)
    Saya meskipun tidak bisa bergabung di keluarga FOJB, setidaknya saya adalah pelajar Jawa Barat. Dan saya bangga! Diwakili oleh Fawwaz MS, dan seluruh teman saya dari sukabumi yang akan lengser tahun ini di FOJB🙂
    Buat kenalan saya yang di Jawa Barat pas seleksi kegiatan Parlemen Remaja, khususnya om Fauzan di departmen olahraga, sampai ketemu nanti om!🙂
    Meskipun saya pun sudah lengser di Forum OSIS Kab. Sukabumi, tapi kakak dan kak haniev adalah sosok yang menjadi contoh saya, di “behind of scene” di forum osis kabupaten saya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s