Muliakan diri, bersama Jumat

Sebagian besar muslim sudah mengetahui betapa dimuliakannya hari Jumat dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Sebagian besar sudah memahami dan menjalankan apa yang seharusnya memang dijalankan menurut aturan Allah yang tersirat dalam agama-Nya. Sebagian besar yang lain, malah memanfaatkan kemuliaan Jumat dengan melakukan berbagai hal yang tidak seharusnya dilakukan. Menyalahgunakan, melakukan hal-hal diluar aturan Allah, melakukan hal-hal yang jelas tidak ditentukan pelaksanaannya, dan jauh dari kemukminan, termasuk apa-apa yang dilakukan berkenaan dengan simbolis jumat kliwon. Bagaimanapun juga, Allah memberikan kemuliaan di hari Jumat untuk terus mampu dipelajari dan dipahami oleh makhluk-Nya yang berpikir, Manusia. Bukan untuk disalahpahami.

Jumat yang mulia, penuh berkah. Berbagai hadits menyebutkan betapa mulianya hari Jumat. Di antaranya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ.”

“Sebaik-baik hari dimana matahari terbit di saat itu adalah hari Jum’at. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukan ke dalam Surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari Surga. Dan hari Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.”

Terlebih lagi, beberapa meyakini bahwa di hari Jumat terdapat waktu-waktu tertentu diijabahnya doa seorang muslim kepada Allah. Waktu yang mustajab untuk berdoa. Waktu yang sangat tepat untuk memohon dan mendekatkan diri pada sang Pencipta. Bukan berarti di hari lain tidak seperti itu. Namun, Jumat rasanya telah menjadi pilihan Allah dalam memfitrahkan kebaikan kepada dunia dan akhirat.

Sebagai seorang pelajar, yang tugas harifahnya adalah mempelajari berbagai hal yang terjadi di muka bumi ini, mempersiapkan diri untuk terus menghadapi kehidupan selanjutnya di akhirat nanti, salah satu yang benar-benar bisa dipelajari dan disyukuri dari hari Jumat adalah apa-apa yang tersirat dalam surat Al-Kahfi. Surat yang dianjurkan untuk dibaca setiap kali malam Jumat tiba. Surat yang berisi hal-hal penuh kebaikan, berisi cerita-cerita penuh pemaknaan, yang sesungguhnya dapat benar-benar dijadikan sebagai tumpuan kehidupan.

“Luasnya ilmu Allah yang tak terhingga”

Begitu yang tersirat dalam kalimat-kalimat Allah di surat Al-Kahfi. Bahkan sesungguhnya, Allah memberikan pengetahuan yang terurai dalam kalimat-kalimat analogi penuh makna yang mendalam.  Dalam surat ini, Allah menyebutkan bahwa sekiranya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Allah, sungguh akan habis lautan itu sebelum habis kalimat-kalimat Allah, meskipun telah ditambahkan sebanyak laut itu pula. Begitu besar dan luasnya ilmu Allah yang dimaksud dengan “kalimat-kalimat” itu. Begitu Maha Pemurah-Nya Allah bersedia memberikan banyak sekali ilmunya kepada manusia. Seharusnya, ini yang menjadi motivasi terbesar kita untuk terus bergerak melangkah jauh lebih ke depan, terus menuntut ilmu di saat kita merasa pengetahuan kita sudah penuh dan sesak. Nyatanya mungkin itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang dimiliki Allah.

Sebagai pembelajar yang hakiki, tak ada kata menyerah dalam perjalanan menuntut ilmu Allah. Sebagai pembelajar yang bijaksana, tak ada kata mengeluh disaat ilmu yang Allah miliki terlalu sulit untuk dipahami. Sebagai pembelajar yang mencintai Allah, mari sedikit bergegas untuk bergerak ke arah yang lebih baik, salah satunya dengan membaca isyarat tentang kemuliaan Jumat milik Allah. Mengikuti segala kebaikan, mencari segala kemulian, dengan ikut memuliakan diri, bersama Jumat Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s